LAKIP

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA
BPMRPK TAHUN 2016

Pengantar

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmat-Nya Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan (BPMRPK) dapat menyelesaikan Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) Tahun 2016. Laporan ini merupakan pertanggungjawaban BPMRPK atas pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya dalam melaksanakan pengkajian dan pengembangan media radio untuk pendidikan, sebagaimana diatur dalam Permendikbud no. 72 tahun 2016, tanggal 7 Januari 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja BPMRPK.

Pertanggungjawaban ini berisikan, Pengukuran Kinerja Kegiatan selama Tahun 2016. Di dalam laporan ini disajikan target dan capaian kinerja BPMRPK selama tahun 2016 yang meliputi Rencana Kinerja Tahunan (RKT) 2016, Pengukuran kinerja atas pencapaian tujuan strategis, yang dijabarkan dalam sasaran strategis tahun 2016, dan kegiatankegiatan yang dilaksanakan guna mendukung tercapainya Misi BPMRPK.

Dengan dukungan alokasi anggaran pendidikan yang setiap tahun secara bertahap terus ditingkatkan oleh Pemerintah, secara bertahap pula telah dilaksanakan berbagai program kerja dalam rangka pengkajian dan pengembangan media radio untuk pendidikan sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Kinerja BPMRPK Tahun 2016, serta Rencana Strategis BPMRPK 2015 – 2019.

Melalui kerja keras serta dukungan dari seluruh pihak, secara umum BPMRPK telah berhasil merealisasikan target kinerja yang ditetapkan pada masing-masing program kerja selama tahun 2016 dengan tingkat capaian kinerja fisik 123,17% dan serapan anggaran 86,24%.

Melalui laporan ini, BPMRPK berharap  dapat memberikan gambaran objektif tentang kinerja selama Januari - Desember tahun 2016. Selain itu, laporan ini diharapkan juga dapat menjadi acuan dalam merencanakan dan menyusun kebijakan selanjutnya.

 

 

TABEL PENGUKURAN KINERJA
BALAI PENGEMBANGAN MEDIA RADIO PENDIDIKAN & KEBUDAYAAN
TAHUN 2016

Tujuan Strategis: Terlaksananya Pengembangan dan Pendayagunaan TIK untuk Pendidikan dan Kebudayaan

 

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Anggaran Realisasi Uraian Analisis Hambatan Langkah Antisipasi Uraian Efisiensi Penggunaan Sumberdaya Pnggjwb
Kinerja % Anggaran %
Meningkat- nya penda- yagunaan media audio/radio untuk menunjang kualitas proses dan hasil pendi- dikan dan kebudayaan Jumlah model media berbasis audio/radio - Model media radio untuk pendidikan 3 Model 1.134.831.000 3 100% 1.026.402.648 90,45  Terdapat selisih antara persentase realisasi kinerja dengan anggaran.  Pembatasana nggaran perjalanan dinas. Minimnya basis data empirik untuk pengembangan model. Pembuatan basis data melalui kerjasama dengan pihak terkait. Penyusunan rencana pengembangan yang fleksibel. Efisiensi dibeberapa pos mata anggaran, terutama biaya bahan, dan paket meeting krn sebelumnya ditetapkan dengan standar biaya tertinggi Seksi Perancangan Model BPMRPK
  Jumlah bahan belajar/media pembelajaran berbasis TIK - Bahan Belajar berbasis TIK untuk pembelaj aran 850 Bahan Belajar 1.273.045.000 1.33 156,47 1.196.335.200 93,97 Indikator kinerja ini antara perencanaan dan realisasi telah sesuai sehingga dapat mencapai target yang diharapkan. a. keterbatasan studio produksi sehingga menghambat jadwal rekaman b. kualitas & kuantiasSDM produksiterbat assehinggame mpengaruhiha silproduksi a. Menambah bangunan studio produksi sesuai standar b. Perlunya peningkatan kemampuan estetika dalam teknik produksi 1. Efisiensi anggaran yang menonjol dikarenakan pada perencanaan dipakai taksiran harga tertinggi pada biaya cetak dan ATK untuk mengantisipasi kenaikan harga. Namun pada SeksiProduksi Model BPMRPK
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Anggaran Realisasi Uraian Analisis Hambatan Langkah Antisipasi Uraian Efisiensi Penggunaan Sumberdaya Pnggjwb
Kinerja % Anggaran %
                    dan penambaha n jumlah SDM yang kompeten. kenyataannya, biaya cetak dan ATK tidak mencapai harga sesuai perkiraan. 2. SDM yang terlibat pun dapat menyebabkan efisiensi anggaran, karena banyak SDM dari BPMRPK yang terlibat dalam produksi . Keterlibatan SDM BPMRPK dalam produksi menjadikan belanja jasa lainnya yang seharusnya dibayarkan tidak perlu dibayarkan.  
  Jumlah SDM yang terampil dalam mengembang kan dan memanfaatka n TIK untuk pendidikan 880 Orang 1.433.670.0 00 720 68,18 859.041.500 59,92 Terdapat selisih antara prosentase realisasi kinerja dengan anggaran. 1. Ada beberapa kendala dalam mendapatkan peserta pelatihan Untuk mengatasi hambatan dan permasalahan tersebut langkah antisipasi yang Terdapat efisiensi penggunaan sumberdaya dalam hal biaya bahan & perjalanan Seksi Produksi Model
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Anggaran Realisasi Uraian Analisis Hambatan Langkah Antisipasi Uraian Efisiensi Penggunaan Sumberdaya Pnggjwb
Kinerja % Anggaran %
  - SDM yang terampil dalam mengemban gkan dan memanfaatk an TIK untuk E- Pembelajaran               yang kompeten. 2. Ada pem- batasan belanja perjalanan Dinas diambil adalah berusaha terus menerus mencari SDM dari beberapa instansi terkait yg mendukung pengembang- an & pemanfaatan media audio dinas karena adanya kebijakan pemerintah tentang pembatasan biaya perjadin  
  Jumlah jam siaran radio pendidikan - Siaran Radio Pendidikan 2548 Jam Siar 691.887.000 2548 Jam Siar 100 681.099.300 98,44 Sasaran ini sebagai pendukung bagi Pustekkom untuk mencapai sasaran strategisnya yaitu melaksanaka n pengemban gan dan pendayagun aan TIK melalui media radio. Oleh sebab itu, BPMRPK mengemban a. Kebijakan penggunaan penguranga n perjalanan dinas menyebabka n perubahan- perubahan strategi pelaksanaan kegiatan. b. Akses laman baru kurang responsif pada saat pertama kali mengakses. . Belum adanya alamat email a. Memperbany ak jumlah stasiun radio mitra baru yang ada di Jawa sehingga bila anggaran perjalanan dinasi dibatasi, kuota peserta stasiun mitra dapat tercapai. b. Perlu dilakukan Realisasi pencapaian anggaran secara umum hampir sebesar 100% karena adanya sedikit efisiensi untuk beberapa kegiatan pendukung dalam hal biaya bahan dan perjalanan dinas. Hasil efisiensi Seksi Produksi Model BPMRPK
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Anggaran Realisasi Uraian Analisis Hambatan Langkah Antisipasi Uraian Efisiensi Penggunaan Sumberdaya Pnggjwb
Kinerja % Anggaran %
                gkan berbagai model media audio pendidikan yang disiarkan secara terrestrial dan streaming, selanjutnya Pustekkom yang menjangkau sasaran satuan pendidikan. resmi @radioeduk asi.kemdikbu d.go.id, padahal ini penting untuk administrasi laman, konfirmasi pendaftaran user, dan komunikasi dan komunikasi antara user dan pengelola. penyesuaian konfigurasi laman. c. Sementara diatasi dengan alamat email radioedukasij ogja@gmail. com, namun untuk ke depannya perlu dibuatkan email @radioeduka si.kemdikbud .go.id oleh Pustekkom sebagai pengelola domain radioedukasi. kemdikbud.g o.id. tersebut dioptimalkan menjadi sebuah kegiatan Evaluasi Penyelenggar aan Siaran Radio Pendidikan yang mendukung tahap pengembanga n pelaksanaan siaran radio pendidikan, baik di Radio Edukasi maupun di stasiun- stasiun radio mitra.  
Terselenggara nya urusan ketatausahaa n Balai Jumlah bulan penyelenggara an ketatausahaan 12 5.508.674.000 12 100 4.897.516.713 88,91 Terdapat selisih presentase anatara pelaksanaan Self Blocking (Penilaian SKP) Revisi di awal tahun anggaran Optimalisasi penggunaan - Anggaran untuk Paket Meeting dalam kota dihemat/dilak Kasubbag TU
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Anggaran Realisasi Uraian Analisis Hambatan Langkah Antisipasi Uraian Efisiensi Penggunaan Sumberdaya Pnggjwb
Kinerja % Anggaran %
                kinerja dengan serapan anggaran, karena adanya pembatasan perjadin, serta pos gaji dan tunjangan yang tidak terserap karena banyaknya kegiatan/tugas dinas yang berdampak berkurangnya pengeluaran untuk uang makan pegawai dan lembur. Selain itu ada kebiajkan dalam perawatan peralatan kantor, serta penghematan daya & jasa   anggaran ketatausahaan di luar unsur perjadin ukan efisiensi dengan menyelengga rakan Rapat Dalam Kantor - Anggaran transport petugas untuk sosialisasi dihemat dengan menggunaka n fasilitas kantor - Penghematan penggunaan telepon dan listrik - Pembiayaan perbaikan peralatan kantor tidak melebihi 50% dr harga perolehan, jika lebih maka dilakukan penghapusan  

 

 

DOWNLOAD SELENGKAPNYA