Aktivitas

Monitoring Penerapan Model Gelaria, Aksi, Dan Permata Nusantara

Yogya (RE) - 26 sampai dengan 28 April 2017, BPMRPK telah melaksanakan kegiatan monitoring penerapan model Gelaria, AKSI, dan Permata Nusantara pada 36 TK/Kelompok Bermain (KB) yang tersebar di 6 wilayah Jawa, meliputi Kabupaten Kulon Progo (Provinsi DIY), Kabupaten Banjar dan Kabupaten Pengandaran (Provinsi Jawa Barat), Kabupaten Semarang dan Wonosobo (Provinsi Jawa Tengah), dan Kabupaten Madiun (Provinsi Jawa Timur). Kegiatan monitoring ini  merupakan bagian dari siklus implementation (penerapan) dari siklus pengembangan analysis, design, development, implementation, dan evaluation (ADDIE) yang dipakai oleh BPMRPK saat ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kendala yang ditemui pada saat penerapan model pada pembelajaran di TK, dan kesiapan TK untuk dilaksanakan evaluasi.

Metode yang digunakan dalam monitoring penerapan ini adalah observasi dan wawancara di TK yang telah ditentukan sebagai subyek penerapan. Secara garis besar kegiatan monitoring ini tidak ditemukan kendala yang berarti, baik dari teknis maupun materi. Umumnya pendidik mampu menerapkan model media audio pembelajaran Gelaria, AKSI, dan Permata Nusantara sesuai dengan design yang telah ditentukan. Pendidik menyambut baik kegiatan ini karena dapat menambah wawasan di ranah penerapan TIK dalam pembelajaran. Pendidik juga merasa terbantu dengan adanya media audio pembelajaran, karena pembelajaran menjadi lebih bervariatif dan pendidik dapat memasukkan media audio ini dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPPH) di TK/Kober masing-masing. (Windah/Radio Edukasi/BPMRPK)

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar