Berita Pendidikan

Edukasi dan Pelatihan Pertambangan di STTNas Yogyakarta

Yogya (RE) - Guna meningkatkan kualitas pendidikan pertambangan, Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNas) Yogyakarta menjalin kerja sama dengan PT Global Pratama Solusindo yang berkedudukan di Bekasi. Kerjasama ini dilangsungkan di Kampus STTNas, Jl. Babarsari No. 1, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIY, Jumat (24/5). Kerja sama yang disepakati adalah pelaksanaan pelatihan piranti lunak, aplikasi tambang, kerja praktik dan perencanaan, dan tugas akhir mahasiswa serta penelitian dosen di bidang industri pertambangan.

"Sebagai salah satu program studi yang berkepentingan dalam pengembangan ilmu dan teknologi, kami terus berusaha untuk menghasilkan lulusan yang memiliki integritas dan kepribadian yang tinggi, kemampuan pada perancangan, eksplorasi, eskploitasi dan pengolahan dalam industri pertambangan," jelas Ketua STTNas Yogyakarta, Ir. Irham, M. T.

Sebagai salah satu perguruan tinggi yang mandiri, Program Studi Teknik Pertambangan STTNas Yogyakarta yang telah terakreditasi B, ikut bertanggung jawab dalam menyiapkan mahasiswa menjadi masyarakat yang mempunyai kompetensi tinggi.
"Kerja sama dengan PT Global Pratama Solusindo ini diharapkan dapat menjadi upaya dalam mewujudkan visi STTNas Yogyakarta sebagai Center of Excellence, dan mencetak generasi-generasi yang unggul di bidang pertambangan," katanya.

Sumber daya alam berupa mineral, air, minyak bumi dan panas bumi merupakan salah satu andalan dalam melaksanakan pembangunan nasional. Oleh sebab itu, pemahaman tentang endapan galian secara lebih ilmiah dengan menggunakan teknologi maju akan sangat membantu dalam mewujudkan pembangunan nasional tersebut.

"Hal ini penting, supaya penambangan tidak dilakukan secara sembarangan sehingga merusak lingkungan. Edukasi dan pelatihan dapat diberikan sejak dini, agar dalam pengaplikasiannya nanti ahli-ahli teknik tersebut merupakan ahli teknik yang ramah lingkungan," pungkasnya. (KenFitriani/Radio Edukasi/BPMRPK Kemdikbud)

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar