Artikel

Puisi Mendulang Prestasi

Setiap orang tentu mempunyai hoby. Ada yang suka menulis, olahraga, menyanyi atau membaca puisi. Hoby yang dilakukan dengan sepenuh hati akan sangat menyenangkan. Bahkan kalau kita mengasahnya secara serius, hoby yang kita tekuni dapat membuahkan prestasi.

Membaca puisi adalah suatu kegiatan yang menyenangkan bagi mereka yang menyukainya. Puisi merupakan jenis karya sastra lama. Puisi dapat berfungsi sebagai keindahan, ungkapan hati seseorang, motivasi, pelajaran, bahkan puisi juga dapat dilombakan. Yang dilombakan bukan hanya isinya tetapi tentang  cara  membaca puisi tersebut.

Bagi orang awam, membaca puisi terlihat sangat sulit. Tetapi jika kita mengetahui bagaimana cara membaca puisi yang benar, kita akan lebih mudah mengerti dan bisa membaca puisi dengan baik dan benar.

Bulan September 2017 menjadi momen yang sangat membanggakan bagi Calya Keisha Felin Fadantya, biasa dipanggil Keke, pelajar kelas lima SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta. Pasalnya, saat itu ia berhasil meraih prestasi sebagai juara ke-2 puisi dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Nasional di Surabaya dan juara 1 Sesorah Pekan Budaya Yogyakarta. Hal itu diungkapkannya saat  mengisi program bincang-bincang live “Prestasi Anak Negeri” di Radio Edukasi Kemdikbud, pada Rabu 24 Januari 2018, pukul 14.00 WIB. Pada kesempatan itu Keke menceritakan tentang pengalamannya dalam mengikuti lomba membaca puisi dari tingkat sekolah, kota/kabupaten, provinsi hingga ke tingkat nasional.

“Awalnya ketika mulai kelas tiga SD sudah suka membaca puisi. Dari situ guru kelas melihat bakat saya, kemudian latihan terus, diikutkan lomba di sekolah dan menang. Kemudian ada lomba lagi ke tingkat yang lebih tinggi dan menang juga. Hingga akhirnya sampai ke tingkat nasional,” ujarnya.
Keke mengungkapkan perasaannya yang begitu senang dan bangga atas prestasi yang diraihnya, dapat mewakili sekolahnya ke tingkat nasional serta dapat membanggakan kedua orangtua.

“Saya senang sekali dan bangga bisa mewakili sekolah ke tingkat nasional dan akhirnya menang, juga bisa membanggakan mama dan papa. Selain mendapatkan hadiah berupa trophy, piagam dan uang, masih ada tambahan lagi yaitu berupa beasiswa dari Kemendikbud,” katanya.

Keke menambahkan, untuk bisa meraih prestasi, dibutuhkan kerja keras, doa dan latihan yang serius . Keke menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya, yaitu pihak sekolah, orangtua dan teman-temannya.

“Untuk bisa meraih prestasi harus kerja keras, jangan lupa berdoa dan latihan yang serius. Terimakasih untuk bapak/ibu guru di sekolah, mama papa dan juga teman-teman atas dukungannya selama ini,” ujarnya.

Selanjutnya Keke berharap kepada teman-teman untuk mulai suka membaca puisi karena puisi adalah karya sastra yang harus diteruskan dan dilestarikan.

”Pesan untuk teman-teman, mulai sekarang cobalah untuk suka membaca puisi, karena puisi adalah karya sastra yang harus dilestarikan,” ujarnya.
Sebelum mengakhiri wawancara, Keke dengan percaya diri menunjukkan kebolehannya dalam membacakan puisi yang mengantarkannya meraih prestasi juara ke-2. Pusii itu berjudul “IBU”. (Yudha Wijasena/ Radio Edukasi/ BPMRPK Kemdikbud)

 

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar