Berita Pendidikan

Menko Luhut: Infrastruktur Penting Untuk Membangun Indonesia

Yogya (RE) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Jend TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum di Auditorium UPN Veteran Yogyakarta, Jumat (9/2). Dalam kuliah umum yang bertema Pengembangan Industri dan Jasa Maritim Indonesia untuk Mewujudkan Visi Poros Maritim Dunia, Luhut menjabarkan pentingnya infrastruktur untuk membangun Indonesia. “Presiden Jokowi berkomitmen untuk membangun infrastruktur Indonesia. Belum pernah ada Presiden yang dalam setahun bisa datang ke Papua empat sampai lima kali, hanya untuk memastikan pembangunan yang berjalan di sana. Bahkan beliau meninjau sampai pelosok-pelosoknya,“ katanya di hadapan ribuan mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta.

Pembenahan infrastruktur saat ini terus dioptimalkan, sehingga membawa Indonesia menduduki peringkat ketiga di ASEAN dalam soal belanja infrastruktur yang akan selesai maksimal pada tahun 2019. “Ada beberapa orang yang bilang kalau infrastruktur ini hanya dinikmati oleh orang-orang kaya. Saya tegaskan, salah besar. Justru ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat terutama di Indonesia Timur,“ jelasnya.

Menurut Luhut, dana yang dimiliki pemerinta saat ini hanya cukup untuk membiayai kurang dari 30% pembangunan di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah saat ini tengah mencari berbagai cara supaya tetap dapat melakukan pembangunan dengan dana pemerintah seminimal mungkin. “Luas laut dan panjang garis pantai sangat panjang, yankni mencapai 99.093 km dan mempunyai potensi ekonomi mencapai 1,2 triliun USD per tahun. Tapi hal ini belum dimanfaatkan secara maksimal,“ paparnya.

Setelah sekian lama diabaikan, kebijakan poros maritim dunia diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan ekonomi maritim di masa depan, sebab laut Indonesia mempunyai potensi sumber daya alam yang apik apabila dapat dikelola dengan optimal. “Banyak yang bisa digarap, mulai dari perikanan, industri pengolahan hasil perikanan dan bioteknologi kelautan, pertambangan dan energi, serta pariwisata bahari. Yang membahagiakan saat ini Indonesia sektor pariwisata Indonesia meningkat sekitar 26 persen. Hal ini juga didukung oleh infrastruktur yang memadai,“ ungkapnya.

Luhut menambahkan, hal penting lainnya yang perlu dikuasai oleh generasi muda Indonesia adalah teknologi. Sebab, yang terjadi di masa datang adalah perubahan-perubahan yang tidak dapat diperkirakan sebelumnya. Apabila Indonesia tidak mampu dalam pengusaan teknologi,  maka yang ada Indonesia tertinggal dengan negara-negara lain. (Ken/Radio Edukasi/BPMRPK Kemdikbud)

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar