Berita Pendidikan

Pembelajaran Scaffolding Tingkatkan Ketrampilan Mahasiswa Berbahasa Inggris

Yogya (RE) – Guna meningkatkan ketrampilan membaca dan pemahaman menulis sebagai output dari pemahaman bacaan, Fakultas Teknik Industri Universitas Islam Indonesia (FT UII) Yogyakarta, menerapkan pembelajaran dengan teknik Scaffolding (perancah) untuk mahasiswa semester pertama. Teknik Scaffolding ini merupakan teknik dimana peserta didik diberi tanggung jawab yang lebih besar dalam proses pembelajaran, sehingga mereka akan memiliki pemahaman yang lebih baik. “Pembelajaran ini mendorong mahasiswa untuk belajar lebih mandiri,” kata Dosen Program Studi Teknik Mesin FTI UII Yogyakarta, Anggara Jatu Kusumawati, S.S, M.A , Selasa (10/7), di kampus setempat.

Pembelajaran Scaffolding pada pembelajaran bahasa Inggris dibagi menjadi dua strategi, yaitu strategi membaca dengan Literal, Inferential, Evaluative (LIE), dan strategi menulis dengan proses pembuatan kalimat, prewriting, drafting, revising, editing dan submitting. “Sedangkan penerapan scaffolding pada kedua strategi pembelajaran adalah tanggung jawab pelepasan bertahap dengan empat tahap pemodelan, berbagi, membimbing, dan menerapkan,“ paparnya.

Menurut Jatu, berdasarkan hasil pengukuran belajar bahasa Inggris, semua siswa lulus persyaratan. Peningkatan keterampilan dari kedua keterampilan belajar terlihat dalam peningkatan pretest dan posttest 21,8 dan 78,1 masing-masing. “Sebagai dosen, saya harus mengetahui kemampuan awal mahasiswa agar dapat mempersiapkan materi dan latihan dalam bentuk modul yang sesuai. Materi berupa bahan bacaan berbahasa Inggris yang sudah spesifik membahas bidang teknik. Tantangan lain yang ditemukan dalam menerapkan pembelajaran Scaffolding ini adalah meningkatkan capaian pembelajaran yaitu reading dan writing, dan  dosen harus menyiapkan latihan-latihan yang akan dikerjakan mahasiswa di kelas maupun penugasan,“ jelasnya.

Jatu menambahkan, penelitian Scaffolding dalam pembelajaran kelas mungkin sudah banyak dilakukan sebelumnya, namun penelitian ini sangat spesifik untuk membantu kemampuan membaca dan menulis mahasiswa pada prodi teknik mesin. Latihan dan tugas didesain khusus untuk mempersiapkan mahasiswa agar terbiasa dengan jurnal atau buku bacaan berbahasa Inggris dan menyiapkan mahasiswa agar mampu merangkum bacaan dalam bentuk tulisan.  

"Dalam penelitian ini, tahapan-tahapan di dalamnya dapat digunakan di jurusan lain terutama yang input bahasa Inggris-nya rendah. Agar mahasiswa siap menghadapi tugas-tugas kuliah yang berhubungan dengan teks bacaan berbahasa Inggris maka proses pembelajaran scaffolding dapat dipakai. Dan hasil penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dengan meneliti pembelajaran di kelas agar capaian pembelajaran mahasiswa meningkat," kata Jatu. (Ken/ Radio Edukasi/ BPMRPK Kemdikbud)

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar