Artikel

Pramuka dan Merdeka

Hari Pramuka Indonesia diperingati setiap tanggal 14 Agustus, yang artinya berdekatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus. Tema nasional Hari Pramuka tahun 2018 adalah “Pramuka Perekat NKRI.” Tema ini dimaksudkan agar Pramuka menjadi pelopor yang merekatkan kaum muda untuk menjaga kesatuan negara Republik Indonesia. Sementara itu tema yang diusung di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) adalah “Pramuka Istimewa Garda Terdepan Perekat NKRI,” namun pada prinsipnya tidak ada perbedaan antara dua tema tersebut, baik nasional maupun DIY.
“Pada prinsipnya tidak ada perbedaan, hanya saja yang membedakan dari sisi tema tersebut bisa menjiwai mengaspirasi dari pramuka yang tinggi, namun untuk subtansinya adalah perekat NKRI itu sendiri,” ujar Staf Humas Kwarda DIY, Ika Prasetyo Dwiantoro.


Rangkaian acara pada Hari Pramuka ke-57 di Kwarda DIY, antara lain mengunjungi tokoh Pramuka yang sudah purna tugas untuk menjalin silaturahmi. Ini merupakan kegiatan rutin tahunan. “Kami mengunjungi tokoh Pramuka yang katakanlah sudah purna tugas. Namun demikian kami tidak memandang beliau pernah tugas di Pramuka karena beliau tetap aktivis Pramuka. Tetap kami kunjungi dan jalin silaturahmi,” tambahnya.


Kegiatan berikutnya yang juga dilakukan adalah kunjungan Kwartir ke cabang gerakan Pramuka se DIY, yaitu di Kulonprogo, Bantul, Gunung Kidul, Sleman dan Kota Yogya untuk menjalin komunikasi dan mendapatkan masukan dan informasi dari Kwartir Cabang yang nantinya dijadikan program-program kerja Kwartir Daerah ke depannya. Selain itu untuk  menanamkan rasa nasionalisme kepada Pramuka dan juga mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur, maka diadakan pula ziarah ke makam pahlawan, seperti ke makam Bapak Pramuka Indonesia Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Jenderal Sudirman, Ki Hajar Dewantoro, dan juga beberapa tokoh Pramuka lainnya.

 
Tak hanya itu, untuk memeriahkan Hari Pramuka, diadakan juga Car Free Day dalam acara Tugu Jogja Festival pada tanggal 5 Agustus 2018 di Jalan Margoutomo, sebelah selatan Tugu Jogja. Kegiatan ini bekerja sama dengan surat kabar harian Kedaulatan Rakyat. Rangkaian acara terdiri atas ekspedisi, seperti pameran satuan karya, pameran mitra kerja, dan juga atraksi kesenian dari Gerakan Pramuka DIY. Puncak acara diselenggarakan pada malam tanggal 14 Agustus 2018 berupa sarasehan tirakatan ulang janji Gerakan Pramuka. Tahun ini Bantul menjadi tuan rumah sehingga acara dilaksanakan di komplek Stadion Sultan Agung, Bantul. Kemudian pada tanggal 14 Agustus bertepatan dengan Hari Pramuka juga dilaksanakan kegiatan apel besar Hari Pramuka ke-57. Sri Sultan Hamengkubuwono X selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka menjadi pembina apel besar. Beliau juga menyematkan tanda penghargaan orang dewasa yaitu lencana Belati Dharmabakti dan Pancawarsa ke-10 kepada anggota yang telah berjasa kepada gerakan Pramuka.

Narasumber: Ika Prasetyo Dwiantoro (Staf Humas Kwarda DIY)

Disarikan dari siaran talkshow live Edu Publik, Jumat, 17 Agustus 2018, pk. 14.00-15.00 WIB

 

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar