Artikel

Dari Ajang Olimpiade Matematika, Muhammad Hafidz Meraih Juara

Matematika adalah ilmu yang pasti. Sebagian besar orang berpendapat bahwa Matematika merupakan ilmu yang mempelajari tentang hitungan. Berhitung memang pastinya dipelajari dalam ilmu matematika. Dalam Matematika, akan diajarkan berhitung mulai dari penambahan, pengurangan, pembagian, bahkan perkalian. Selain itu, masalah bangun ruang, struktur, sudut, bahkan perubahan bilangan juga dipelajari dalam ilmu Matematika. Namun yang terjadi di kalangan siswa adalah Matematika menjadi mata pelajaran yang sangat susah. Namun jika siswa mau memahami konsep-konsep dari Matematika, maka Matematika akan menjadi mata pelajaran yang sangat mudah. Bahkan mata pelajaran Matematika kini menjadi mata pelajaran yang dilombakan dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN). Dari mata pelajaran yang ditakuti, kini Matematika menjadi mata pelajaran yang bisa mendatangkan prestasi.

 
Dari mata pelajaran Matematika itulah Muhammad Hafidz, biasa disapa Hafidz, pelajar kelas IX Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Abu Bakar Yogyakarta, berhasil meraih juara 1  Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dilaksanakan bulan Maret 2018. Hal itu diungkapkan saat mengisi program bincang-bincang live “Prestasi Anak Negeri” di Radio Edukasi Kemdikbud, pada Rabu 5 September 2018, pukul 14.00 WIB. Pada kesempatan itu Hafidz menceritakan tentan perasaan senang dan bangganya bisa meraih prestasi dalam kompetisi tersebut .

“Ya senang sekali, apalagi pas pengumuman itu, nggak menyangka kalau bisa meraih juara satu,  bisa memberikan yang terbaik, untuk sekolah dan juga untuk kedua orangtua,” katanya.


Ketika disinggung tentang apa sisi menariknya dari sains khususnya matematika, Hafidz menyatakan bahwa dari segi manfaatnya bisa membuat peradaban lebih maju dan modern.
“Yang menariknya bagi saya dari segi manfaatnya, karena manfaat sains sudah terbukti bisa membuat peradaban lebih maju, menjadi lebih modern lebih memudahkan bagi manusia untuk melakukan segala sesuatu, bisa dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari,“ katanya.


Hafidz menambahkan, tentang persiapan-persiapan yang dilakukan menjelang lomba sehingga dapat meraih juara.
“Belajar, baik dari buku-buku atau internet bisa dari Facebook, kita bergabung dengan group, kayak pembahasan soal-soal, kebanyakan belajarnya melalui medsos,” ujarnya.


Hafidz menambahkan tentang dukungan dari pihak sekolah dan orangtua atas kiprahnya di ajang Olimpiade Sains Nasional Matematika.
“Kalau dari keluarga ya, seperti membelikan buku, habis itu ya mendukung, memotivasi, kalau dari sekolah ya memberikan pelatihan, juga membelikan buku dan memberi motivasi. Untuk teman-teman ya, ada yang memotivasi juga,“ katanya.


Selanjutnya Hafidz menyampaikan tentang kendala- kendala yang dihadapi saat mengikuti lomba.
”Ya, kalau menemukan satu soal yang sulit, dan konsepnya belum tahu, dan pengembangannya masih sangat jauh, jadi ya saya masih bingung,” ujarnya. 

 
Selanjutnya Hafidz menambahkan tentang tips-tips belajar Matematika agar lebih mudah.
“Kalau untuk belajar matematika, dan sains lainnya itu ya, paling mudah kalau belajar dari konsep dan tidak menghafalkan rumus, tapi kita juga harus bisa menurunkan rumus-rumus itu dan harus banyak latihan gitu,“ katanya.


Ketika disinggung tentang apa harapan kedepan seorang Hafidz, bisa menjuarai olimpiade lebih banyak lagi terutama yang level nasional dapat emas, bahkan tingkat internasional.
“Pokoknya ya bisa menjuarai olimpiade lebih banyak lagi terutama yang level nasional dapat emas, bahkan tingkat internasional, selain itu masuk PTN ITB atau UGM Teknik Fisika atau Teknik Elektro,“ ungkapnya.


Selanjutnya Hafidz berpesan kepada teman-teman untuk bisa mengembangkan bakat dan minatnya sendiri, agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan keluarga, sekolah dan bangsa.  
”Ya, untuk mengembangkan bakat dan minatnya sendiri, agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan keluarga, sekolah dan bangsa,” ujarnya. (YudhaWijasena/ RadioEdukasi/ BPMRPK Kemdikbud)

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar