Berita Pendidikan

33 Kontingen Ramaikan Semarak Grebek Santri

Yogya (RE) - Sebanyak 33 kontingen dari berbagai pondok pesantren di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ikut meramaikan Semarak Grebeg Santri di sepanjang Jalan Malioboro, Minggu (7/10/2018). Gelaran ini merupakan rangkaian acara dari Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2018. Humas Panitia Muhammad Nilzam Yahya menjelaskan, Grebeg Santri merupakan ajang penampilan kreativitas santri sehingga masyarakat bisa mengetahui gambaran santri di era sekarang.

“Kita ingin menampilkan kreatifitas santri di depan masyarakat Jogja, sehingga kita minta ini bagian dari gambaran santri sekarang ini,” ujar Nilzam saat ditemui setelah melepas para peserta Grebeg.

Para peserta mulai berjalan dari parkiran Abu Bakar Ali menuju titik Nol Kilometer. Mereka sempat memasuki area gedung DPRD Provinsi DIY, untuk menampilkan koreografinya di depan panitia dan juri. Tidak berlangsung lama, langkahnya dilanjutkan kembali untuk menyapa para pengunjung Malioboro.

Guna menarik masyarakat, mereka menggunakan beragam kostum dan koreografi sesuai dengan tema yang dipilih. Nilzam menjelaskan, dalam kegiatan ini peserta dibagi ke dalam 4 tema besar yakni saat perjuangan Pangeran Diponegoro, Kyai Haji Hasyim Asy’arie, kemerdekaan, dan terkahir era milineal. Menurutnya tema tersebut diambil agar santri bisa memahami sejarah bangsa Indonesia sehingga dalam bernegara santri diharapkan mampu merawat tradisi yang sudah dilakukan oleh para pandahulu bangsa. Hal itu sesuai dengan tema besar festival santri nusantara yakni “Merawat Tradisi, Menjaga Indonesia.” 

“Kita negara yang berbhineka tunggal ika, dan salah satu kewajibannya menjaga kebhinekaan itu,” tegas Nilzam.
Selain itu, di era milineal santri juga mesti memanfaatkan teknologi sebagai gerakan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Nilzam menjelaskan, selain grebeg santri, dalam rangka menyongsong peringatan Hari Santri tahun ini, pihaknya akan menggelar beberapa rangkaian acara lainnya. Di antaranya Festival Surban dan Pegon Kyai, serta Festival Panggung Krapyak yang akan berlangsung dari tanggal 10-12 Oktober 2018 di daerah Krapyak, Sewon, Bantul. (Mujaeni/ Radio Edukasi/ BPMRPK Kemdikbud)

 

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar