Berita Pendidikan

Lulusan UPN Veteran Yogyakarta Harus Mampu Bersaing di Era Revolusi Industri 4.0

Yogya (RE) – UPN Veteran Yogyakarta mewisuda 924 orang pada Periode I Tahun Akademik 2018/2019, di Auditorium WR Supratman, Sabtu (13/10/2018). Dari jumlah tersebut, 246 diantaranya berhasil meraih predikat cumlaude, dan dari 34 lulusan Magister sebanyak 16 wisudawan meraih predikat cumlaude

Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Prof. Sari Bahagiarti K, M.Sc, dalam sambutannya mengatakan bahwa kampusnya berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang kreatif dan inovatif, yang dilandasi dengan nilai-nilai disiplin, kejuangan dan kreatifitas yang dapat bersaing di era Revolusi Industri 4.0. “Revolusi Industri 4.0 adalah era yang penuh perubahan yang melekatkan teknologi informasi dalam kehidupan kita sehari-hari. Ini dikenal juga dengan era disrupsi, dimana perubahan terjadi sangat cepat, fundamental dengan mengacak-acak pola tatanan lama untuk menciptakan tatanan baru. Kita menjadi saksi bagaimana Blackberry terlibas oleh ketangguhan Android. Era ini menuntut kita untuk berbenah dan berubah. Pilihannya adalah berubah atau punah,” kata Sari.

Era ini harus disikapi semua pihak, tidak hanya oleh wisudawan namun juga para civitas akademika dan tenaga kependidikan. Terlebih lagi, menurut Sari, usia UPN Veteran Yogyakarta yang telah menginjak 4 tahun tanggal 6 Oktober 2018 lalu, harus diiringi dengan peningkatan kualitas di bidang akademik, penelitian, kemahasiswaan dan kelembagaan.
“Jangan menoleh ke belakang, kita harus melihat ke depan, bersaing dengan Perguruan Tinggi lainnya. Kita harus segera mengejar ketertinggalan kita,” kata Sari.

Ia juga menyampaikan pesan agar para wisudawan turut membangun bangsa, menyelesaikan masalah dan tantangan di tingkat nasional maupun global sesuai bidang keilmuan masing-masing. “Kalian harus menguasai teknologi informasi dan mampu berkomunikasi dengan baik. Berpikirlah out of the box, lakukan inovasi, niteni, niroake dan nambahake. Jangan lamban, bergeraklah dengan cepat,” pesan Sari.

Rektor menambahkan, lulusan UPN Veteran Yogyakarta jangan hanya berorientasi di bidang ekonomi, tapi juga harus berkontribusi untuk masyakarat sehingga kalian akan menjadi pionir pembangunan seperti yang diharapkan oleh para pendiri kampus ini. “Kalian juga harus memiliki kepekaan sosial untuk memahami masalah bangsa,“ tegasnya.

Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi pada Program Sarjana dan Diploma diraih oleh Timotius Sascarino Ekadipta dari Program Sarjana  Prodi Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral (IPK 3,93) dan Siti Nuria Wahyuningsih dari Prodi D3 Teknik Kimia, Fakultas Teknik Industri (IPK 3,93). (KenFitriani/ Radio Edukasi/ BPMRPK/ Kemdikbud)

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar