Berita Pendidikan

Gamaforce dan Komatik UGM Berlaga di Ajang Nasional

Yogya (RE) - Dua kontingen Universitas Gadjah Mada (UGM), yakni tim riset robot terbang Gamaforce dan Komunitas Mahasiswa TIK (Komatik) kembali berlaga di ajang bergengsi tingkat nasional. 

Komatik sendiri megikuti kompetisi Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) ke-11, di Institut Teknologi Surabaya (ITS) pada tanggal 1 s.d. 3 November 2018. Sedangkan Gamaforce akan mengikuti Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) di Lampung pada tanggal 5 s.d. 10 November 2018.

Ajang KRTI mempertandingkan empat kategori yaitu, Fixed Wing, Racing Plane, Vertical Tak-Off Landing, dan terkahir Technology Development. Ketua tim Gamaforce, Joseph Putra Nararya menuturkan, pihaknya mengirimkan empat tim untuk setiap kategorinya. Persiapan sudah dimulai setahun sebelumnya yakni dengan melakukan regenerasi usai tim mengikuti ajang serupa. “Kami tentunya evaluasi dulu kurangnya tahun 2017 itu ada di mana sih, lalu setelah selesai evaluasi tersebut, kami mulai mencari solusinya,” ujar Joseph saat pelepasan tim di kampus setempat, Selasa (30/10/2018).

Ia mencontohkan, salah satu wahana yang mengalami pembenahan adalah Gajah Mada Fighting Copter yang mengikuti kategori Vertical Take-Off Landing. Tahun sebelumnya wahana tersebut dianggap memiliki beban yang terlalu berat sehingga tidak masuk ke dalam regulasi. Guna mengantisipasi hal serupa terulang, tim berusaha mengurangi beban dengan mendesain ulang wahana.

“Persiapan demi persiapan telah dilalui dan kami dapat mengatakan kami telah siap untuk berjuang di Lampung besok,” tambahnya.
Tahun sebelumnya Gamaforce berhasil menyabet juara 1 hampir di semua kategori, kecuali Vertical Take-Off Landing yang hanya menduduki peringkat kedua. Namun di kategori yang sama pihaknya meraih predikat desain terbaik. Selain itu, mampu menduduki peringkat pertama kategori desain piala bergilir. Atas perolehan tersebut Gamaforce dinobatkan sebagai juara umum KRTI 2017.

 “Targetnya untuk tahun ini, kami ingin menyapu bersih. Istilahnya meningkatkan apa yang kami raih tahun lalu, yaitu menjadi juara satu di semua kategori, lalu tetap mempertahankan juara umum yang sudah tiga tahun berturut-turut kami raih,” terangnya.
Di pihak lain, Komatik akan mengirimkan 14 tim untuk berlaga di 8 cabang lomba Gemastik 2018.  Menurut ketua Komatik Arif hidayat, jumlah tersebut lebih banyak ketimbang setahun sebelumnya  yang hanya berhasil mengirimkan 7 tim dari 6 cabang lomba. “Kami yakin bahwa Tim Komatik ini bisa meraih Gemastik ke-11 ini,” ujarnya yakin.

Guna mencapai hasil yang maksimal, Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr., berpesan agar tim memiliki semangat dan militansi yang tinggi. Selain itu menurut informasi yang ia dapat, tidak sedikit tim dari perguruan tinggi lain telah melakukan pengembangan di bidang teknologi dan manejemen. Menyikapi hal tersebut, ia menghimbau kontingennya untuk terus melakukan peningkatan agar tidak tertinggal dengan peserta lainnya. (Mujaeni/Radio Edukasi/ BPMRPK Kemdikbud)

 

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar