Berita Pendidikan

Berkualitas, Biaya Pendidikan di Rusia Lebih Murah

Yogya (RE) - Biaya pendidikan di Rusia lebih murah bila dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya. Meski lebih murah, namun kualitas pendidikan yang dimiliki Rusia lebih baik terutama di bidang teknik, teknologi informasi, dan pariwisata. “Hampir pasti tidak ada kendala apabila Indonesia menjalin kerja sama dengan Rusia dalam bidang pendidikan. Semua permasalahan seperti bahasa, ataupun cuaca yang tidak sama dengan Indonesia akan dapat terselesaikan apabila sudah terbiasa. Untuk bahasa, dapat diatasi dengan pelatihan selama satu tahun,“ ujar Dubes Indonesia untuk Rusia Drs. Wahid Supriyadi, saat mengisi kuliah umum dengan tema Komparasi Pola Pikir Pengembangan Pariwisata Nasional ke Depan, di STIPRAM Yogyakarta, Senin (5/11/2018).

Meski memiliki kualitas pendidikan yang baik dengan biaya yang murah, sayangnya Rusia masih kurang promosi, sehingga hal ini belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Karena itu, pihaknya menyambut baik rencana STIPRAM Yogyakarta yang akan menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Rusia.

Khusus untuk bidang pariwisata, sudah saatnya Rusia ditengok dan Indonesia harus sering melakukan promosi ke negara tersebut. “Yogyakarta memiliki potensi pariwisata yang luar biasa, seperti keberadaan Candi Prambanan dan Candi Borobudur yang menjadi daya tarik wisatawan Rusia. Bahkan, ada majalah dari luar negeri yang mencatat bahwa Jawa merupakan pulau paling indah, baru kemudian Bali,“ papar Wahid.

Ketua STIPRAM Yogyakarta, Suhendroyono, SH , MM, M.Par CHE mengatakan, sebenarnya STIPRAM Yogyakarta sudah mulai melirik perguruan tinggi di Rusia sejak dua tahun lalu, namun baru bisa menghadirkan Dubes Indonesia untuk Rusia tahun ini. Kehadiran Dubes tersebut  semakin meyakinkan STIPRAM Yogyakarta untuk segera menyusun kerja sama. “Pola yang akan kita lakukan antara lain adalah pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, atau berupa joint degree.

Kerja sama dengan Rusia ini juga dalam rangka menghadapi fenomena pariwisata dunia yang sudah berubah. Rusia dulu terkenal dengan negara tirai besi, sudah mulai membuka luas sektor pariwisatanya untuk dunia,”paparnya. (KenFitriani/Radio Edukasi/ BPMRPK Kemdikbud)

 

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar