Berita Pendidikan

Kota Yogya Terima Penghargaan Harmony Award 2018 dari Kemenag RI

Yogya (RE) - Kota Yogyakarta, DIY terpilih sebagai salah satu dari tiga daerah penerima Harmony Award 2018 kategori Kehidupan Keagamaan Paling Rukun. Award ini diberikan setelah Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Agama RI (Balitbang Kemenag RI) melakukan survai ke sejumlah daerah di Indonesia, meliputi 415 kabupaten dan 93 kota se-Indonesia. Dua kota peraih penghargaan ini adalah Kota Ambon, Provinsi Maluku dan Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengaku bangga atas capaian tersebut karena mewujudkan kerukunan kehidupan beragama adalah salah satu program untuk mendukung dan menguatkan Yogya sebagai city of tolerance.  

“Penghargaan ini didapatkan dari hasil survai kepada masyarakat, yang artinya masyarakat memiliki apresiasi terhadap lingkungannya. Mereka yang melihat persoalan dan mengalami dan memberikan jawaban yang sesuai. Untuk itu, mari kita jaga dan kuatkan harmoni kehidupan beragama di Kota Yogya,” ujarnya.

Menurutnya program dan kegiatan untuk menjaga dan menguatkan kerukunan beragama di Kota Yogya terus ditingkatkan. Dalam menjalankan program tersebut, Pemkot Yogya selalu melibatkan tokoh-tokoh agama serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Yogya. Selain itu, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Pemkot Yogya juga mendukung pengalokasian anggaran untuk memfasilitasi kegiatan keagamaan.

Sejumlah aspek yang dinilai dalam survai tersebut antara lain aspek program dan kebijakan, program kegiatan kerukunan umat beragama dan dukungan APBD terhadap kegiatan pemeliharaan dan penguatan kerukunan beragama. Kota Yogyakarta dinilai telah menjalankan dengan baik berbagai program dan kegiatan serta dukungan anggaran untuk mewujudkan kerukunan kehidupan beragama.

Plt. Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Zenni Lingga menambahkan, dukungan Pemkot Yogya terhadap kegiatan keagamaan di Kota Yogya telah dilakukan sejak dulu, baik dukungan kegiatan maupun dukungan anggaran. Harapannya agar kegiatan keagamaan di Kota Yogyakarta berjalan dengan baik dan harmonis. Apalagi Kota Yogyakarta juga menyandang predikat sebagai city of tolerance sehingga menjadi spirit Pemkot Yogya dalam mendukung setiap kegiatan keagamaan untuk maju dan berkembang.

“Selama ini memang lebih banyak pada kegiatan dialog lintas agama dan fasilitasi kegiatan keagamaan. Harapan kita semua adalah keberagaman ini begitu indah jika kita jaga dan rawat dengan sebaik-baiknya. Mari kita jaga dan tingkatkan keharmonisan kehidupan umat beragama di Kota Yogyakarta,” kata Zenni.  

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifuddin dan diterima Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi, Kamis (3/1) di Jakarta. (Iin Nurmalia/ Radio Edukasi/ BPMRPK Kemdikbud)

 

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar