Renstra

RENSTRA 2015-2019

BALAI PENGEMBANGAN MEDIA RADIO PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

 

PENGANTAR

Rencana strategis (Renstra) merupakan dokumen target capaian dalam kurun waktu 5 tahun yang disusun secara sistematis dan berkesinambungan dengan memperhitungkan potensi, peluang, dan kendala yang ada atau mungkin timbul. Renstra memuat visi, misi, tujuan strategis, dan sasaran strategis, yang digunakan sebagai acuan dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran, rencana kinerja tahunan, dan penetapan kinerja.

 

BPMRPK Kemendikbud sebagai unit pelaksana teknis (UPT) di bidang pengembangan model dan format model audio dan radio untuk pendidikan dan kebudayaan telah menyusun dan menetapkan renstra untuk masa 5 tahun dengan mengacu pada renstra Sekretariat Jenderal Kemendikbud sebagai eselon I.

 

Penyusunan renstra BPMRPK Kemendikbud tahun 2015-2019 dimaksudkan untuk mengidentifikasi berbagai isu kebijakan, memantapkan arah yang harus ditempuh dalam melaksanakan berbagai program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi dalam ketentuan organisasi dan tata kerja BPMRPK Kemendikbud yang berlaku. Renstra ini diharapkan dapat memberikan motivasi kerja bagi seluruh karyawan BPMRPK Kemendikbud yang berorientasi pada arah, visi, dan misi yang telah ditetapkan.

 

 

 

MATRIKS RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) TAHUN 2015-2019
BALAI PENGEMBANGAN MEDIA RADIO PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

NO TUJUAN SASARAN STRATEGIS NO INDIKATOR KINERJA OUTPUT/OUTCOME TARGET
2015 2016 2017 2018 2019
1. Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaan TIK untuk pendidikan dan kebudayaan. Meningkatnya pendayagunaan media audio dan radio untuk menunjang kualitas proses dan hasil pendidikan dan kebudayaan (Meningkatnya pendayagunaan teknologi dan informasi, serta komunikasi untuk pendidikan) 1 Jumlah kumulatif model media pendidikan berbasis audio/radio Output: Model media pendidikan berbasis TIK. 30 Terjadi perubahan tafsiran tentang definisi konseptual tentang model media audio untuk PAUD semula direncanakan 3 model (Gelaria: Gerak dan lagu Anak Ceria, AKSI: Aku Kenal Suara Itu, dan Permata Nusantara: Permainan Tradisional Anak Nusantara) menjadi 30 prototipa model. 3 Model media audio untuk PAUD yang meliputi model ABC (Aku Baca dan Cerita), Matahari (Media Audio Tuntunan Anak Sehari-hari), dan Ceria (Cerita Ekspresi Imajinatif untuk Anak). 3 Model media audio untuk PLB tunanetra yang meliputi Smile (Smart Mobile Interactive Learning English), Meta Digit (Media Tes Audio Digital), dan VB-Ears (Vitrual Braille English Audio for Reading Skills). 3 Model media audio untuk PLB tunanetra (pengembangan aplikasi teknis model Smile, Meta Digit, dan VB Ears). 3 Model media audio untuk sekolah dasar (dalam konsepsi).
Outcome: Jumlah satuan pendidikan/institusi yang memanfaatkan model media audio/radio pendidikan. Meningkatnya jumlah model media audio gerak dan lagu anak, media pengenalan suara, dan permainan tradisional bagi anak yang dimanfaatkan dan dikembangkan lebih lanjut oleh pemangku kepentingan di satuan pendidikan PAUD di seluruh Indonesia. Meningkatnya jumlah model media audio pengenalan bentuk huruf melalui cerita, tuntunan praktis kegiatan sehari-hari, dan pengembangan ekspresi dan imajinasi anak usia dini yang dimanfaatkan dan dikembangkan lebih lanjut oleh pemangku kepentingan di satuan pendidikan PAUD di seluruh Indonesia. Meningkatnya jumlah model media audio berbasis aplikasi dan teknologi audio yang dimanfaatkan dan dikembangkan lebih lanjut oleh pemangku kepentingan di satuan pendidikan luar biasa tunanetra dan inklusi di seluruh Indonesia. Meningkat dan makin memasyarakatnya jumlah model media audio berbasis aplikasi dan teknologi audio yang dimanfaatkan dan dikembangkan lebih lanjut oleh pemangku kepentingan di satuan pendidikan luar biasa tunanetra dan inklusi di seluruh Indonesia. Meningkatnya jumlah model media audio berbasis aplikasi dan teknologi audio yang dimanfaatkan dan dikembangkan lebih lanjut oleh pemangku kepentingan di satuan pendidikan sekolah dasar di seluruh Indonesia.
2     2 Jumlah kumulatif bahan belajar/media pembelajaran berbasis TIK Output: Bahan Belajar berbasis TIK untuk pembelajaran (konten dan aplikasi). 770 850 420 420 420
Outcome: Jumlah satuan pendidikan/ stasiun radio yang memanfaatkan bahan belajar/media pembelajaran berbasis audio. Meningkatnya pemanfaatan bahan belajar audio gerak dan lagu anak, media pengenalan suara, dan permainan tradisional bagi anak oleh pemangku kepentingan di satuan pendidikan PAUD di seluruh Indonesia. Meningkatnya pemanfaatan bahan belajar audio gerak dan lagu anak, media pengenalan suara, dan permainan tradisional bagi anak oleh pemangku kepentingan di satuan pendidikan PAUD di seluruh Indonesia. Meningkatnya pemanfaatan bahan belajar audio berbasis aplikasi dan teknologi oleh pemangku kepentingan di satuan pendidikan luar biasa tunanetra dan inklusi di seluruh Indonesia. Meningkatnya pemanfaatan bahan belajar audio berbasis aplikasi dan teknologi oleh pemangku kepentingan di satuan pendidikan luar biasa tunanetra dan inklusi di seluruh Indonesia. Meningkatnya pemanfaatan bahan belajar audio berbasis aplikasi dan teknologi oleh pemangku kepentingan di satuan pendidikan dasar di seluruh Indonesia.
3     3 Jumlah kumulatif SDM yang terampil dalam mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk pendidikan dan kebudayaan Output: SDM yang terampil dalam mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk e-pembelajaran dan e-administrasi 374 880 259 457 457
Outcome: Jumlah satuan pendidikan yang sudah melaksanakan e-pembelajaran berbasis audio/radio Meningkatnya jumlah dan kompetensi SDM di satuan pendidikan PAUD yang memanfaatkan media audio dalam pembelajaran. Meningkatnya jumlah dan kompetensi SDM di satuan pendidikan PAUD yang memanfaatkan media audio dalam pembelajaran. Meningkatnya jumlah dan kompetensi SDM di satuan pendidikan luar biasa tunanetra dan inklusi yang memanfaatkan media audio dalam pembelajaran. Meningkatnya jumlah dan kompetensi SDM di satuan pendidikan luar biasa tunanetra dan inklusi yang memanfaatkan media audio dalam pembelajaran. Meningkatnya jumlah dan kompetensi SDM di satuan pendidikan dasar yang memanfaatkan media audio berbasis aplikasi dan teknologi dalam pembelajaran.
4     4 Jumlah satuan pendidikan yang mengakses dan/atau memanfaatkan siaran radio pendidikan Output: Satuan pendidikan yang menerapkan TIK untuk E-Pembelajaran 2548 (jam siar) 250 (250) 520 520 520
Outcome: Jumlah pendengar siaran radio edukasi Meningkatnya sumbangsih BPMRPK Kemendikbud pada Pustekkom Kemendikbud dalam dalam memperluas jangkauan pengembangan dan pendayagunaan berbagai model dan media melalui siaran radio secara terestrial maupun streaming radio. Meningkatknya sumbangsih BPMRPK Kemendikbud pada Pustekkom Kemendikbud dalam dalam memperluas jangkauan pengembangan dan pendayagunaan berbagai model dan media melalui siaran radio secara terestrial maupun streaming radio. Meningkatknya sumbangsih BPMRPK Kemendikbud pada Pustekkom Kemendikbud dalam dalam memperluas jangkauan pengembangan dan pendayagunaan berbagai model dan media melalui siaran radio secara terestrial maupun streaming radio. Meningkatknya sumbangsih BPMRPK Kemendikbud pada Pustekkom Kemendikbud dalam dalam memperluas jangkauan pengembangan dan pendayagunaan berbagai model dan media melalui siaran radio secara terestrial maupun streaming radio. Meningkatknya sumbangsih BPMRPK Kemendikbud pada Pustekkom Kemendikbud dalam dalam memperluas jangkauan pengembangan dan pendayagunaan berbagai model dan media melalui siaran radio secara terestrial maupun streaming radio.

DOWNLOAD SELENGKAPNYA