Berita Pendidikan

FK UGM Dukung Upaya Pencegahan Penyakit Jantung

YOGYA (RE) - Sebagai upaya untuk turut berpartisipasi dalam mendukung pencegahan dan pengendalian faktor resiko penyakit jantung koroner,  Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gajah Mada menyelenggarakan program Winter Course 2018 on Cardiology. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kedokteran UGM, dr. Gandes Retno Rahayu, M.Med.Ed.,Phd mengatakan, tema tersebut perlu didiskusikan  karena akan memberikan paradigma baru dalam pelayanan kesehatan konprehensif sehingga akan lebih membuka wawasan sebuah kasus secara holistik baik aspek klinik maupun komunitas.

Dekan FK UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., PhD., SpOG(K) dalam sambutanya mengatakan, penyakit jantung merupakan penyakit yang berasal dari gaya hidup yang tidak sehat, sehingga perlunya usaha bersama untuk mengubah kebiasaan  tersebut karena merupakan masalah bersama bukan hanya menjadi tanggung jawab dari para insan kesehatan. “Pola hidup masyarakat harus diubah agar  lebih sehat,  sehingga diharapkan  angka kesakitan, kematian, dan kecacatan karena penyakit jantung dapat diturunkan.”

Sementara itu, salah satu pembicara dari Manchester Univeristy (UK) Dr. Delvac Oceandy mengatakan deteksi dini penyakit jantung perlu dilakukan terlebih penyakit tersebut mempunyai resiko yang sama di semua usia. Penyakit jantung saat ini bukan lagi menjadi anggapan hanya dapat terjadi kepada orang perkotaan saja. Namun, menurut penelitian resiko penyakit jantung pada masyarakat desa juga tinggi. “Perlunya strategi penyampaian kepada masyarakat terkait bahaya penyakit jantung melalui kader posyandu,” katanya.

Kepala Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler Prof. dr. Budi Yuli Setianto, SpPD(K) menambahkan, melalui gerakan CERDIK, dapat meningkatkan tindakan prevensi untuk mencegah penyakit jantung dan kardiovaskuler. Diantara gerakan cerdik yakni  Cek kesehatan berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktifitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stres yang menjadi rangkaian perilaku hidup sehat.

Pelatihan dikuti oleh peserta calon professional kesehatan Pendidikan Dokter, Keperawatan dan Gizi Kesehatan FKKMK UGM dan beberapa Universitas se-Indonesia, serta Universitas mitra dari luar negeri. Selama dua pekan ke depan, 22 Januari sampai dengan 2 Februari 2018 mendatang, peserta akan mendapatkan pembekalan materi secara komprehensif dari materi dasar, klinis aplikatif, maupun preventif promotif di masyarakat, dilanjutkan dengan hands off di RSUP Dr. Sardjito dan hands on di laboratorium Farmakologi dan Terapi FKKMK. (Iin Nurmalia/ Radio Edukasi/ BPMRPK Kemdikbud)

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar