Berita Pendidikan

Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Membuka Pekan Pendidikan Jogja

YOGYA (RE) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendy membuka Pekan Pendidikan Jogja 2019. Prosesi pembukaan ditandai dengan pelepasan Jemparing (anak panah) oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain melepas Jemparing, Muhajir Effendi juga membubuhkan tanda tangan menggunakan lilin batik di atas kain. Bersamaan dengan kegiatan membatik sepanjang 200 meter yang dilakukan oleh lebih dari 100 orang siswa.

Dalam sambutannya, Muhajir Effendy mengapresiasi terlaksananya Pekan Pendidikan Jogja 2019. Ia juga menyampaikan bahwa Yogyakarta merupakan provinsi yang kecil namun dihuni oleh 11 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Sekolah pendidikan di DIY maju itu biasa, sudah seharusnya. Mestinya harus maju sekali, tapi tentu saja  bukan hanya karena dihuni banyak UPT. Tapi selama ini saya melihat kerja keras dari pemerintah daerah juga bekerja sangat serius.” tutur Muhajir Effendy dalam sambutannya kemarin.

Kedatangan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Musuem Benteng Vredeburg disambut dengan pengalungan bunga dan Marching Band oleh ratusan siswa. Ia juga sempat bercengkrama dengan salah seorang siswa yang sedang melukis, bahkan turut menggoreskan kuas di atas kanvas.

Selain Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, GKR Hemas juga turut hadir dalam acara pembukaan Pekan Pendidikan Jogja. Dalam sambutannya, GKR Hemas menyampaikan bahwa keberdaan Pekan Pendidikan Jogja turut mewarnai Kota Yogyakarta sebagai Kota Pelajar.

Pekan Pendidikan Jogja akan berlangsung selama empat hari pada 1 – 4 Mei di Museum Benteng Vredeburg. Acara juga dimeriahkan dengan adanya 70 stand pameran pendidikan yang menyediakan permainan dan hiburan yang menarik dan edukatif. (Chika/ Radio Edukasi/ BPMR/ Kemdikbud)     

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar