Artikel

Bermain Sambil Belajar dengan MAPAUD Binatang Apakah Itu

        MAPAUD adalah akronim dari Media Audio Pendidikan Anak Usia Dini yang dikembangkan oleh Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan. Media audio pembelajaran ini dikembangkan dengan menggunakan prinsip bermain dan belajar, serta disesuaikan dengan analisis kebutuhan yang dibutuhkan oleh Bapak Ibu Guru di PAUD. Berdasarkan analisis ini terdapat tiga bentuk pembelajaran di PAUD, diantaranya bermain, bernyanyi dan bercerita. Dari ketiga bentuk pembelajaran itu, maka lahirlah Mapaud Permainan, Mapaud Cerita, dan Mapaud Nyanyian. Karena perkembangan lebih lanjut, di lapangan dikombinasikan  diantara ketiga itu, sehingga lahirlah Mapaud bermain sambil bernyanyi, Mapaud bermain sambil bercerita, dan Mapaud bercerita sambil bernyanyi. Hal ini yang disampaikan oleh Arie Kurniawan, S.Pd PTP Muda dari BPMRPK saat mengisi program Suara PAUD Indonesia Rabu (3/3/2021) dengan pembawa acara Ratih Sukma.

        Acara ini juga menghadirkan Tri Susanti, S.Pd., M.Psi yang merupakan guru penggerak dari TK PGRI Taruban, Kulon Progo. Santi menjelaskan mengapa memilih Mapaud bermain dan belajar dengan tema Binatang Apakah itu. “Anak itu belajar dengan cara bermain, anak memperoleh segala sesuatu dengan cara bermain, kemudian kegiatan menyanyi juga sangat menyenangkan untuk anak, dengan bernyanyi anak juga bisa belajar tentang sesuatu , dan yang ketiga, binatang adalah makhluk yang terdekat dari anak setelah manusia”, ujar Santi. Santi yakin, dengan konten Binatang Apakah itu akan menarik anak-anak, dan anak akan termotivasi untuk belajar khusunya seputar binatang. Dalam kesempatan itu, Santi juga memutarkan dokumentasi video Belajar Dari Rumah  pada saat anak memanfaatkan Mapaud Bermain dan Belajar dengan tema Binatang Apakah Itu. Santi merasa terbantu dengan adanya mapaud ini dalam mendampingi anak-anak belajar karena sebelumnya belum pernah ada media audio pembelajaran seperti ini.

        Arie juga menjelaskan keunikan dan perbedaan Mapaud bermain dan belajar dengan media audio pembelajaran yang lain. “Keunikan sekaligus kekuatannya karena hanya mengandalkan audio saja tapi mampu menarik perhatian anak. Yang kedua prinsip bermain sambil belajar, jadi anak tidak terasa kalau lagi belajar. Perbedaan yang mendasar adalah tujuan dari mapaud bermain dan belajar ini fokus untuk mengembangkan fisik motorik dan seni,” tutur Arie. Durasi media audio mapaud ini juga hanya sekitar 18 menit, sehingga tidak akan membuat anak menjadi bosan.

       Menurut Santi, konten ini mewujudkan Pembelajaran, Aktif, Inovatif, Kreatif, Evektif dan Menyenangkan. “Menariknya disitu, satu kegiatan namun mampu mewujudkan berbagai aspek tersebut. Misalnya seperti pembelajaran, media ini mengaktifkan anak, menjalankan instruksi dari perintah dalam media audio untuk  menjawab pertanyaan. Media ini juga inovasi baru, kalau jaman dulu guru harus menjelaskan dengan ceramah, dengan media audio ini suara guru audionya indah dan merdu, segala yang ada disitu merupakan sumber belajar. Sehingga guru terbantu dengan sumber belajar media audio ini”, ungkap Santi. Menurutnya, dengan Mapaud ini anak juga menjadi kreatif dalam mengeksplorasi perintah dari guru audio dengan imajinasi mereka. Media ini juga efektif membantu guru, hanya dengan menggunakan satu media audio saja sudah dapat mengembangkan 6 aspek pembelajaran. Mapaud bermain sambil belajar ini juga dinilai sangat menyenangkan untuk anak, bahkan untuk guru. Untuk membuat anak semakin tertarik dengan Mapaud bermain sambil belajar dengan tema Binatang Apakah itu, Santi menyarankan untuk menggunakan media lain seperti Wayang Binatang sebagai pengganti visualnya.

Mapaud bermain sambil belajar ini dilengkapi dengan panduan pemanfaatan audio, dan bersifat sangat fleksibel, sehingga dapat digunakan pada saat awal pembelajaran, inti, atau pada akhir pembelajaran. Serta dapat digunakan di dalam ruangan (indoor) atau di luar ruangan (Outdoor), tergantung dengan kondisi anak, guru, dan sekolah. Untuk mendapatkan produk media audio ini, guru bisa mendapatkannya melalui website :Radioedukasi.kemdikbud.go.id atau melalui Aplikasi Radio Edukasi.

        Di akhir acara, Arie juga memberikan clossing steatmentnya. “Media disini hanyalah alat bantu untuk guru dalam melaksanakan pembelajaran. Guru tetaplah sebagai pengendali utama dalam proses pembelajaran dengan menggunakan media apapun, dan bahkan bisa dikombinasi dengan beberapa media yang diperlukan. BPMRPK sudah mengembangkan media banyak sekali media audio pembelajaran untuk PAUD, sehingga bisa digunakan dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan”, ungkap Arie. Dia juga mengucapkan terimakasih untuk Guru yang sudah menggunakan media audio ini. Dalam mengembangkan media ini juga melibatkan sudah melibatkan Guru, Akademisi, dan Dosen. Sebagai guru, Santi juga memotifasi guru yang lain untuk menggunakan media pembelajaran dari BPMRPK ini, karena Mapaud dengan tema Binatang Apakah itu adalah media yang tepat dan menarik untuk menwujudkan Pembelajaran, Aktif, Inovatif, Kreatif, Evektif, dan Menarik, juga berguna untuk mengembangkan 6 aspek perkembangan anak usia dini. “Mari kita ceriakan hati anak usia dini dengan bermain sambil bernyanyi menggunakan produk dari BPMRPK Kemdikbud yang kita cintai. Oke Oke Yes”, tutup Santi. (Rima/Radio Edukasi/BPMRPK/Kemendikbud).

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar