Berita Pendidikan

Kemendikbudristek Sebut Siswa di Bawah 12 Tahun Boleh Sekolah Tatap Muka

Yogya (RE) - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memastikan siswa dengan usia di bawah 12 tahun bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Pemerintah memutuskan PTM boleh dilaksanakan di daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-3, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"[Kebijakan PTM] Tanpa batas usia," kata Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek, Jumeri, dilansir dari CNN Indonesia, Kamis (12/8/2021).

Kebijakan pembukaan sekolah sendiri diputuskan pemerintah setelah Kemendikbudristek mengusulkan pelonggaran PTM selama masa pandemi. Diketahui, pemerintah awalnya merencanakan pembukaan seluruh sekolah di Juli 2021. Namun rencana ini ditunda akibat lonjakan covid-19 pasca libur Idul Fitri.

"Siswa, orang tua, guru sudah mendesak untuk bisa PTM," jelas Jumeri.

Sebelumnya, Plt Kepala Biro Kerjasama dan Humas Kemendikbudristek, Hendarman, mengatakan bahwa aturan pelaksanaan PTM di sekolah akan mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Dalam aturan tersebut disampaikan bahwa sekolah wajib membuka opsi PTM dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) setelah guru dan tenaga kependidikannya mendapat vaksinasi covid-19.

Selain itu, siswa dapat mengikuti PTM dengan mendapatkan izin orang tua. Apabila orang tua tidak memperkenankan, maka siswa masih bisa melaksanakan PJJ secara daring ataupun luring.

 

 

 

Reporter: Arin / Editor: Arik

Foto: beritasatu.com

This post has 2 Comments

  1. Andi kasmawati | Rabu, 01 September 2021

    Bagaimana bisa belajar tatap muka jika anak saya yang usia sd dan bersekolah di Balikpapan tetapi posisi saat ini berada di Bekasi. Ingin berangkat ke Balikpapan tapi tidak diizinkan terbang...

  2. jimmy siswanto | Jumat, 03 September 2021

    Jika guru2 sekolah dasar sudah divaksin sementara anak muridnya belum divaksin, dan pada realitanya yg disampaikan oleh ketua DPR Ibu Puan bahwa di Indonesia ada 13% usia kurang dari 12 tahun yg terpapar dan yg sembuh 3% yg 10 persen meninggal, seorang Dokter di USA salah satu pencipta vaksin phizer juga menganjurkan untuk usia di bawah 12 tahun menunggu hasil tes bulan oktober dan jangan sekali2 berani sekolah tatap muka karena virus covid 19 varian delta sangat ganas dan sangat cepat penyebara

Kirim Komentar