Aktivitas

MESKI PANDEMI, TETAP BERPRODUKSI

Yogyakarta (RE) – Kebijakan PPKM Darurat atau Level 4 untuk Pulau Jawa dan Bali, yang diterapkan oleh pemerintah, sejak tanggal 3 Juli 2021 dan diperpanjang hingga 16 Agustus 2021, tidak menyurutkan langkah para pejabat fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) BPMRPK untuk memproduksi prototipa model pembelajaran berbasis audio. Rekaman pertama dimulai tanggal 25 Juni 2021 oleh kelompok model Smart English Exposure (SEE), lalu sempat terhenti sejenak karena beberapa sutradara terpapar Covid-19. Selang 3 minggu kemudian, rekaman dilanjutkan oleh kelompok model Bahasa Indonesia untuk SMA (BISMA), lalu Evaluasi Pembelajaran Bahasa Indonesia (ELBI), Vodcast Distance Learning (VDL), dan kelompok model Sumber Pendidikan Wirausaha Mandiri (Berdikari).

Sejumlah voice talent, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa dilibatkan dalam rekaman prototipa model sebagai pengisi suara. Rekaman dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, antara lain pengisi suara wajib menunjukkan bukti SWAB Antigen yang masih berlaku dengan hasil negatif, mikrofon diberi penutup yang diganti setiap kali berganti pemakai, ruangan studio disemprot disenfektan, dan makanan disediakan dalam kotak nasi. Selain itu, setiap pengisi suara direkam secara sendiri-sendiri sehingga lebih aman. Proses ini memang cukup menyusahkan bagi operator, editor, dan sutradara, khususnya untuk yang berformat dialog. Meski demikian, segala kerepotan itu harus dijalankan demi keselamatan dan kesehatan semua pihak.

Sesudah rekaman selesai, tahap berikutnya adalah editing dan mixing yang dilanjutkan dengan preview oleh para calon pengguna.

 

(Mariana/Radio Edukasi/BPMRPK Kemendikbudristek)

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar