Berita Pendidikan

Kemendikbudristek Mulai Salurkan Kuota Gratis Internet Bagi Guru dan Peserta Didik

Yogya (RE) - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mulai menyalurkan bantuan kuota data internet ke 24,4 juta penerima yang nomornya telah berhasil diverifikasi dan divalidasi.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengatakan bahwa kuota gratis internet ini diperlukan untuk mendukung pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Baik berlangsung secara tatap muka terbatas maupun pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Kami dengar masukan dari banyak pihak yang ingin bantuan kuota gratis internet dilanjutkan. Alhamdulillah hari ini telah mulai disalurkan secara bertahap ke sekitar 24,4 juta peserta didik dan pendidik. Semoga ini bisa meringankan beban para pendidik dan orangtua," katanya, dilansir dari laman resmi Kemendikbud Ristek, Senin (13/9/2021).

Adapun rincian penyaluran bantuan kuota data internet lanjutan pada bulan September 2021 ini, ungkap Nadiem, sebanyak 22,8 juta nomor ponsel peserta didik jenjang PAUD hingga pendidikan tinggi dan 1,6 juta pendidik jenjang PAUD hingga pendidikan tinggi.

Seperti diketahui, pemberian bantuan kuota data internet lanjutan ini telah diumumkan Mendikbudristek pada 8 Agustus 2021 bersama dengan Menteri Keuangan dan Menteri Agama. Dimana besaran bantuan yang dialokasikan berbeda-beda.

Bagi peserta didik PAUD adalah 7 GB per bulan, peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah 10 GB per bulan. Kemudian, bagi guru pendidikan anak usia dini (PAUD) dan jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah 12 GB per bulan, serta untuk mahasiswa dan dosen diberikan bantuan sebesar 15 GB per bulan.

Keseluruhan bantuan kuota data internet di tahun 2021 merupakan kuota umum yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi kecuali yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Serta yang tercantum pada situs resmi bantuan kuota data internet Kemendikbudristek: http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id.

Nadiem mengingatkan, kepala sekolah dan pimpinan perguruan tinggi dapat memutakhirkan data nomor ponsel peserta didik dan pendidik pada sistem data pokok pendidikan (Dapodik) dan pangkalan data pendidikan tinggi (PD Dikti).

Selain itu, mereka juga diminta untuk mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) pada portal http://vervalponsel.data.kemdikbud.go.id untuk PAUD, pendidikan dasar dan menengah, atau http://kuotadikti.kemdikbud.go.id untuk jenjang pendidikan tinggi.

"Bantuan kuota data internet akan disalurkan pada tanggal 11 sampai 15 September, 11 sampai 15 Oktober, dan 11 sampai 15 November 2021, dan berlaku selama 30 hari sejak kuota data diterima," pungkas Nadiem.

 

 

 

Reporter: Arin / Editan: Arik

Foto: cnbcindonesia.com

This post has 1 Comments

  1. Imel maringka | Rabu, 22 September 2021

    Tidak ada

Kirim Komentar