Berita Pendidikan

Rektor Unair: Hasil Efikasi Vaksin Merah Putih Lebih 90%

Yogya (RE) - Uji preklinik tahap 2 Vaksin Merah Putih Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tuntas 5 Oktober 2021. Hasil efikasi yang merupakan tingkat kemanjuran vaksin dalam melawan suatu penyakit pada orang yang sudah divaksinasi saat tahap uji klinis, menurutnya, di atas 90%. Saat ini pihaknya tengah membuat laporan hasil uji preklinik tahap 1 dan 2 ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Dalam beberapa hitungan tertentu, kita masih belum berani menyampaikan berapa. Tapi saya yakin informasinya, efikasinya di atas 90% untuk hasil kemarin," kata Rektor Unair, Prof M. Nasih, dilansir dari Detiknews, Senin (11/10/2021).

Ia menjelaskan, uji preklinik tahap 2 ini juga melihat dari dua sisi, yaitu keamanan dan efikasi. Sisi keamanan, lanjut Nasih, vaksin diidentifikasi sangat aman, baik pada uji ke mice (mencit) maupun makaka (Hewan besar).

"Dari efikasi hasil mice lebih dari 90%, kemudian makaka juga nampaknya kurang lebih sama (90%). Terhadap varian Delta pun divaksin ini bisa mengidentifikasi dengan baik," tambahnya.

Sementara, mengenai uji tantang varian baru MU, Nasih menyebut, pihaknya belum melakukan hal itu. Uji tantang terakhir dilakukan dengan varian delta. Sedangkan untuk virus varian MU hingga kini belum ditemukan di Indonesia.

"Gak bisa (Uji tantang varian MU), kita belum punya virusnya, gimana nantangnya. Tapi mudah-mudah tidak ada (Varian MU). Kalau ada, dalam prosesnya akan kita uji tantang. Kawan-kawan di RSU dr Soetomo juga sudah siap untuk uji klinis jika semua persyaratan termasuk izin dari BPOM sudah keluar," tukasnya.

 

 

 

Reporter: Arin / Editor: Arik

Foto: Antara

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar