Berita Pendidikan

PPKM DIY Turun ke Level 2, Epidemiolog UGM Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Yogya (RE) - Epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Bayu Satria, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman virus Covid-19, meskipun kini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) wilayah DIY telah turun ke level 2.

Ia menekankan, masyarakat harus terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) karena pandemi belum benar-benar selesai.

“Situasi yang relatif kondusif untuk beraktivitas di tempat umum bisa dinikmati untuk seterusnya hanya jika masyarakat menjalankan peran masing-masing dalam penanganan Covid-19,” ujar Bayur, dilansir dari laman resmi UGM, Kamis (21/10/21).

Menurutnya, masyarakat perlu diberikan edukasi dan pemahaman bahwa kondisi ini merupakan tanggung jawab bersama.

“Kalau ingin seperti ini terus, bisa keluar rumah dengan tetap pakai masker dan diperhatikan 5M nya,” tegasnya.

Kondisi pandemi saat ini, lanjut Bayu, memang jauh lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.

Hal tersebut paling terlihat dari jumlah kasus pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, serta angka kematian harian.

Namun, kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) atau gejala ringan kemungkinan tidak sepenuhnya sesuai dengan gambaran yang tercatat. Sebab masih banyak masyarakat yang takut diperiksa terutama jika mengalami gejala ringan atau OTG.

"Saat ini kondisinya hampir sama. Sama-sama di semua kabupaten kota masih kurang kesadaran masyarakat untuk periksa jika gejala ringan atau habis kontak dengan kasus positif. Tidak jarang masih ditemukan yang menolak di-swab saat pelacakan kontak," ungkap Bayu.

Ia menambahkan, masyarakat wajib berdisiplin menjalankan 5M dan bersedia divaksinasi. Karena, jika masyarakat tidak patuh dengan protokol kesehatan, dapat kembali terjadi peningkatan kasus Covid-19.

 

 

 

Reporter: Dian / Editor: Arik

Foto: Ilustrasi Liputan 6

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar