Aktivitas

Preview Hasil Produksi Bahan Belajar dan Bahan Siar

Yogya (RE) – Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan (BPMRPK)  mempunyai tugas melaksanakan pengembangan media audio dan radio untuk pendidikan dan kebudayaan. Sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam melaksanakan pengembangan media audio dan radio untuk pendidikan dan kebudayaan, hal ini, menuntut kinerja Balai yang lebih optimal dengan dukungan sumber daya manusia yang handal dalam mengemban setiap pelaksanaan tugas dan fungsi BPMRPK. Tugas dan fungsi tersebut diimplementasikan dalam kegiatan pengkajian, perancangan, pembuatan, pemanfaatan, bahkan hingga evaluasi. Dengan demikian, BPMRPK dapat mengembangkan produk media audio dan radio untuk pendidikan dan kebudayaan yang efektif, efisien, dan menarik, serta dapat diterima oleh sasaran program.

Tahun ini BPMRPK mengembangkan lima bahan belajar berbasis audio yang dilakukan melalui tahapan perancangan program, peta materi, penulisan garis besar isi media (GBIM) dan jabaran materi (JM), penulisan naskah, produksi, preview dan uji coba. Lima bahan belajar berbasis audio tersebut yaitu: 1) bahan belajar budaya dan bahasa Indonesia; 2) bahan belajar Paud Dikdasmen; 3) bahan belajar Vokasi; 4) bahan belajar untuk komunitas; dan 5) bahan belajar untuk pendidikan khusus dan pendidikan masyarakat (diksus & dikmas). 

Bahan belajar berbasis budaya dan bahasa Indonesia yang telah diproduksi sebanyak 75 media audio. Sejumlah 75 bahan belajar berbasis budaya dan bahasa Indonesia tersebut terdiri dari Buku Audio Sastra, Bingkai Budaya, dan Aku Bisa (Audio Kumpulan Bina Bahasa). 

Bahan belajar Paud Dikdasmen yang telah diproduksi sebanyak 75 program. Sejumlah 75 bahan belajar Paud Dikdasmen berbasis audio untuk pembelajaran tersebut terdiri dari 20 program Apel Merah (Audio Pembelajaran Mengenal Sejarah), 20 program Mega Cita (Program Audio Gambar dan Cerita), 20 program Galang (Geography Audio Learning),  dan 15 program Mapala (Media Audio Pembelajaran Lewat Lagu). 

Bahan belajar vokasi yang telah diproduksi sebanyak 50 program, terdiri dari 25 program Produksi Siaran Program Radio (PSPR) dan 25 program Komunikasi Industri Pariwisata (KOMPAS). 

Bahan belajar untuk komunitas yang diproduksi sebanyak 65 program, terdiri dari 33 program Sapa Beretika dan 32 program Bangga Jadi Indonesia.

Sedangkan, bahan belajar untuk pendidikan khusus dan pendidikan masyarakat (diksus & dikmas) sebanyak 75 judul bahan belajar audio yang terbagi menjadi 3 kategori yaitu Audiobook, ASIK (Media Audio Seni Musik untuk SD/SDLB)), dan Tubanetra (Tuntunan Baca Al-Qur’an untuk Tunanetra).

BPMRPK melaksanakan kegiatan Preview Hasil Produksi Bahan Belajar selama dua hari, pada tanggal 27 s.d. 28 Oktober 2021 di Hotel New Saphir Yogyakarta dan Hotel Grand Rohan Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan perbaikan  dan evaluasi terhadap bahan belajar berbasis audio yang telah diproduksi yang hasilnya akan ditindaklanjuti dengan perbaikan program atau bahan belajar agar siap dimanfaatkan. Kegiatan ini diikuti oleh pengkaji materi, calon pengguna bahan belajar berbasis audio yang telah diproduksi, dan tim produksi (Pengembang Teknologi Pembelajaran BPMRPK yang terbagi dalam lima kelompok bahan belajar). Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan sehingga setiap kelompok bahan belajar bekerja di ruangan yang terpisah satu sama lain. Selain itu, setiap peserta dalam kelompok wajib memakai masker dan duduknya berjarak.  

Preview bahan belajar berbasis audio dilaksanakan di masing-masing kelompok bahan belajar yang dimulai dengan arahan dari ketua kelompok agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dan dapat selesai tepat pada waktunya. Keluaran dari kegiatan preview ini akan menjadi masukan untuk evaluasi dan perbaikan bahan belajar berbasis audio, yang kemudian akan digunakan dalam tahap selanjutnya yaitu uji coba.

Kegiatan ini diakhiri dengan laporan bahwa bahan belajar berbasis audio yang di-preview pada kegiatan ini layak untuk dilakukan uji coba. Lalu secara resmi Kepala Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan (BPMRPK), Dra. Ohorella Erma, M.I.Kom., menutup kegiatan. Dalam kesempatan ini, Kepala BPMRPK menyampaikan agar memperhatikan masukan-masukan dari calon pengguna yang disampaikan selama proses preview. Sehingga bahan belajar maupun bahan siar dapat menjadi bahan ajar dan bahan siar yang layak dan segera masuk ke laman BPMRPK atau Radio Edukasi.

(Admin / Radio Edukasi / BPMRPK Kemendikbudristek)

 

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar