Berita Pendidikan

PAUD Direncanakan Masuk Jenjang Pendidikan Formal

Yogya (RE) - Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) tidak menempatkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada jenjang tersendiri, melainkan melalui jalur formal dan nonformal. Hal ini menimbulkan dikotomi di antara keduanya.

Menanggapi permasalahan tersebut, Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Anindito Aditomo mengatakan, pemerintah berencana menjadikan PAUD sebagai lembaga pendidikan formal dalam jenjang tersendiri.

"PAUD formal maupun nonformal yang ada ke depannya akan diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal dan diikat dengan standar input, proses dan capaian," kata Anindito, dilansir dari Media Indonesia, Senin (7/3/2022).

Menurutnya, penetapan PAUD sebagai lembaga pendidikan formal dengan jenjang tersendiri sangat penting agar intervensi pemerintah dapat ditingkatkan.

Apalagi, saat ini banyak PAUD yang sudah terakreditasi tetapi belum mendapatkan pengakuan sebagai pendidikan formal.

"PAUD tidak lagi diselenggarakan melalui jalur pendidikan nonformal. Alternatif dari PAUD jalur pendidikan formal adalah pembelajaran informal oleh orang tua," ungkapnya.

Selain itu, dalam UU Sisdiknas saat ini, pendidik PAUD nonformal belum diakui secara yuridis formal sebagai guru. Untuk itu, perlu kebijakan baru yang mendukung mereka agar mendapat pengakuan sebagai guru dan memperoleh hak-haknya.

Anindito menambahkan, pembagian layanan PAUD juga belum diatur dalam UU Sisdiknas. Sehingga dalam penyelenggaraannya masih bercampur antar anak dari berbagai kategori usia. Sementara pada aturan RUU yang baru, semuanya akan dibagi berdasarkan kelompok usia.

"Layanan PAUD dibedakan menjadi layanan pengasuhan anak, taman anak dan prasekolah sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak," pungkasnya.

 

 

 

Reporter: Dian / Editor: Arik

Foto: Kompas.com

This post has 3 Comments

  1. Hj Lindawati SPd | Kamis, 28 April 2022

    Smoga segera di tindak lanjuti ..tidak hanya angin segar,utk guru guru paud agar di sejajarkan dg guru formal ,dan tidak ada lagi Paud formal dan non formal ,karena kami smua mempunyai tanggung jawab yg sama utk mencerdaskan anak anak bangsa ,berjuang bersama , sejahtera dan sukses bersama sama ....Aamiin

  2. Yeni Suhartini, S. | Kamis, 28 April 2022

    Sangat setuju, begitupun dg pendidikan yang Linier untuk guru guru paud agar punya persepsi, tujuan yang sama mempunyai tanggung jawab yg sama utk mencerdaskan anak anak bangsa ,berjuang bersama , sejahtera dan sukses bersama sama .... Aamiin yra 😇

  3. Rimba sauria lumban | Senin, 02 Mei 2022

    Saya hanya bilang mana mungkin anaknya emas gurunya gembel.bagi pemerinta Saya hanya menekankan prinsip guru paud mengajar adalah PANGILAN JIWA. Jadi pemenrintah seharusnya juga bisalah seperti kami.apa kami mesti demo. Guru2 paud?itu,tidak akan terjadi karna apa?kami hanya di PANDANG SEBELAH MATA oleh karena itu kami hanya berdoa kepada TUHAN kiranya PARA PEMERINRAH YANG ADA DI NEGARA KITA INI BUKA HATI,MATA,DANG PIKIRAN UNTUK GURU PAUD.TRIMAKASIH

Kirim Komentar