Berita Pendidikan

Tumbuhkan Rasa Nasionalisme, Semangat Kebangsaan dan Bela Negara melalui Kunjungan Museum

Yogya (RE) - Kunjungan Museum menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan ketika melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Tujuan diadakannya kegiatan kunjungan museum ini untuk meningkatkan rasa bela negara dan cinta tanah  air seperti yang tertulis pada sila ketiga Pancasila, “Persatuan Indonesia”.

Rabu, 13 Juli 2022, SMA BOPKRI Banguntapan mengadakan kunjungan Museum Pusat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Dharma Wiratama yang terletak di Jalan Jend. Sudirman no. 75, Terban, Kota Yogayakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Museum ini dipilih karena memiliki nilai sejarah yang luar biasa untuk Kemerdekaan Indonesia yang bisa membantu peserta didik dalam belajar sejarah perjuangan bangsa karena di dalam museum ini semua sejarah TNI AD diperlihatnya secara lebih nyata. Materi yang diberikan secara teori di sekolah dapat divisualisasikan di dalam museum ini sehingga peserta didik mendapatkan pemahaman dan pengetahuan yang lebih serta pengalaman belajar yang lebih menyenangkan.

Peserta didik berangkat dari sekolah pukul 09.00 WIB, sampai di Museum pukul 09.15 karena jarak sekolah ke  Museum memang sangat dekat. Sesampainya di sana kami SMA BOPKRI Banguntapan disambut oleh Bapak Sutarjo selaku guide yang akan menemani dan membimbing peserta didik selama berkeliling di Museum. Sebelum berkeliling museum, peserta didik mendapatkan penjelasan sejarah tentang museum TNI AD ini. Beliau menceritakan sebelum berada di Gedung Markas Korem ini (sekarang gedung Museum TNI AD), Museum TNI AD mengalami 2 kali perpindaha, gedung pertama merupakan gedung yang digagas langsung untuk menjadi Museum lalu dipindahkan ke gedung bekas kediaman Jend. Sudirman. Karena gedung ini sudah tidak memadai kapasitasnya maka dipindahkan ke Gedung yang sekarang dan diresmikan tanggal 17 Juli 1982. Untuk gedung sebelumnya digunakan untuk Museum Sasmitaloka.

Setelah menjelaskan sedikit sejarah gedung Museum, Pak Sutarjo mulai mengajak peserta didik berkeliling gedung. Dengan penuh kesabaran beliau menjelaskan satu-persatu dari delapan Ruang Palagan yang ada disana. Beliau menjelaskan dengan detail isi dari ruang tersebut yang berisikan bermacam-macam senjata dan perlengkapan pada saat terjadi delapan palagan besar yang ada di Indonesia. Bapak Sutarjo juga mengajak peserta didik untuk mengunjungi Ruang Panji-Panji yang memajang koleksi Bendera Kesatuan TNI AD untuk berbagai keperluan, Ruang Gamad yang memamerkan seragam Angkatan Darat beserta atributnya, Ruang Tanda Jasa yang menampilkan beragam Bintang Jasa sebagai pengakuan dan penghargaan atas jasa para prajurit, dan ruang-ruang lainnya dengan total 26 ruangan.

Dengan selesainya melihat setiap ruang yang ada di museum ini, kunjungan telah berakhir. Pak Sutarjo selaku guide mengajak anak-anak untuk selalu menghargai jasa pahlawan yang sudah penuh semangat dan bekerja keras untuk memerdekakan Indonesia ini.  Beliau berharap agar pelajar jaman sekarang ini, dengan semakin mudahnya akses untuk belajar maka semakin semangat dan rajin untuk belajar. Meneruskan cita-cita bangsa dan memajukan negara dengan profesi yang akan dijalani nanti. Secara pribadi Pak Sutarjo berharap banyak anak-anak yang akan bercita-cita menjadi seorang tentara yang nantinya akan menjaga keamanan dunia secara umum, terkhusus Negara Indonesia.

 

 

Sumber: Faida (Humas Bobayo) / Editor: Arik

Foto: Dokumen Bobayo

This post has 1 Comments

  1. ASTRIANTO | Selasa, 19 Juli 2022

    Mengenang JAS MERAH

Kirim Komentar