Berita Pendidikan

Momentum Kemerdekaan RI, Kemendikbudristek Perkuat Komitmen Gaungkan Merdeka Belajar

Yogya (RE) - Dalam momentum Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus memperkuat komitmennya dalam menggaungkan Merdeka Belajar, di antaranya melalui Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar.

Merdeka Belajar juga menjadi dasar dari empat agenda prioritas Kelompok Kerja Bidang Pendidikan G20 (G20 Education Working Group/ EdWG).

Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudirstek), Nadiem Anwar Makarim, mengatakan bahwa perjuangan mencapai kemerdekaan telah tercatat dalam sejarah, dan masyarakat Indonesia tidak boleh berhenti bergerak dan melangkah.

“Khususnya karena pada tahun ini, kita memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia dengan semangat “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”. Semangat ini sedang kita buktikan bersama melalui presidensi G20 tahun 2022, dimana Kemendikbudristek menggalang kolaborasi global untuk bergotong royong memulihkan dan membangkitkan sistem pendidikan,” ucap Nadiem, melalui keterangan persnya, Kamis (18/7/2022). 

Nadiem menyampaikan, melalui agenda G20, bangsa Indonesia telah memberikan contoh kepada dunia terkait proses pembelajaran di Indonesia yang saat ini semakin berpihak kepada murid dan memerdekakan guru untuk berkreasi dalam mengajar melalui Kurikulum Merdeka dan platform Merdeka Mengajar. 

Mendekati pertemuan keempat EdWG G20 di Nusa Dua, Bali pada akhir bulan Agustus ini, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kemendikbudristek RI selaku Chair of G20 EdWG 2022, Iwan Syahril, mengatakan serangkaian terobosan Merdeka Belajar, seperti Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar tidak akan berjalan dengan baik tanpa peranan guru di dalamnya.  

“Pandemi COVID-19 telah mendisrupsi cara belajar guru. Guru merupakan sosok pahlawan tanpa tanda jasa yang memiliki peran untuk memastikan siswa bisa menjadi pemimpin-pemimpin pembelajaran dalam sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Guru-guru baik di kota besar dan di wilayah lain, khususnya yang mengabdi di wilayah 3T (terluar, terdepan, tertinggal) pun kini mendapatkan kesempatan yang sama untuk memberikan pendidikan yang berkualitas untuk semua,” papar Iwan. 
 
Iwan mengungkapkan, sejalan agenda pertama dari empat agenda prioritas G20 EdWG 2022,  yakni Pendidikan Berkualitas untuk Semua, pihaknya tentu akan senantiasa memastikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata, serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua.

Untuk diketahui, Kemendikbudristek telah meluncurkan 21 episode Merdeka Belajar. Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar merupakan Mereka Belajar episode ke-15.

 

Reporter: Arin / Editor: Arik
Foto: Kemendikbudristek

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar