Berita Pendidikan

SMP Negeri 19 Surakarta Merayakan Kebhinekaan

Merajut Kerukunan demi Indonesia Jaya merupakan gelar karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5 yang dilakukan oleh SMP Negeri 19 Surakarta dengan tema Bhinneka Tunggal Ika. Menurut Agustinus Sucipto, S.S., Koordinator pelaksanaan P5 di SMPN 19 Surakarta, Bhinneka Tunggal Ika merupakan tema yang sangat penting, mengingat beragamnya latar belakang siswa SMPN 19 Surakarta, mulai dari agama, suku, sosial ekonomi, serta budaya. Selain itu, masih adanya perundungan tentang SARA, sehingga mudah menimbulkan kertersinggungan. Dengan pelaksanaan Projek ini, diharapkan siswa mampu menghargai perbedaan yang ada, serta mencetak duta toleransi yang mampu merajut kerukunan antar siswa dan semua sivitas akademis di lingkungan sekolah. Demikian disampaikan Agustinus  Sucipto,  S.S  koordinator  tim  pelaksanaan P5, dalam  laporan  pertanggungjawaban kegiatan gelar karya.

Lebih  lanjut  ia  menjelaskan,bahwa  untuk  mencapai  tujuan  tersebut, Projek  yang ini dilaksanakan mulai tanggal 31 Oktober hingga 11 Desember 2022 ini dibagi menjadi  empat  kegiatan, yaitu pada minggu pertama,  siswa diberi materi tentang konsep keragaman agama, suku, sosial ekonomi, serta budaya di  Indonesia.  Minggu  kedua, siswa mengunjungi tempat ibadah dari enam agama  di kota Solo, dan berdialog dengan pemuka agama, agar siswa bisa memahami  toleransi dari sumbernya. Pada minggu ketiga siswa membuat produk berupa puisi yang kemudian dijadikan buku, vlog, serta poster. Pada minggu keempat, siswa melaksanakan gelar karya yang dilanjutkan     dengan kampanye tentang “Saya  Indonesia, Saya Pancasila”, di  Solo Car Free Day.

Sementara itu, Drs. Agus Siswanto, Kepala SMPN 19 Surakarta dalam sambutannya menyampaikan, bahwa  projek ini merupakan projek kedua dari tujuh tema yang akan diberikan kepada siswa. Dengan Tema “Bhinneka Tunggal Ika”, diharapkan warga SMPN 19 Surakarta mampu bertoleransi dan menghargai  perbedaan  yang  ada,  tidak  saling  mengejek  atau  menjelekkan  serta  menghargai perbedaan sehingga tercipta kerukunan baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dian Rineta, S.T, MSi mengapresiasi kegiatan gelar karya ini, dan berpesan agar seluruh siswa SMPN 19 Surakarta menjadi pelajar Pancasila yang senantiasa menyematkan semangat Pancasila di dada. Pada acara tersebut ia juga mengajak semua yang hadir untuk menyanyikan lagu Garuda Pancasila sesuai tema Projek. Dengan semangat Pancasila siswa akan terbentuk karakter yang berbudi pekerti luhur, cinta damai, menghormati orang lain dan pada akhirnya tidak ada lagi bullying atau perundungan.  Pihaknya juga berterima kasih kepada para guru yang telah berjuang dan beradaptasi dengan kurikulum merdeka, yang tentunya tidak mudah untuk mengajar siswa sesuai karakter masing-masing siswa.

Gelar karya ini juga sangat ditunggu-tunggu oleh siswa, karena mereka memiliki wadah untuk dapat menampilkan bakat dan hobinya. Seperti halnya yang telah ditampilkan di acara tersebut, yaitu siswa dapat berkolaborasi menarikan tarian kreasi jaranan, yang menjadi ciri khas tarian Jawa, dilanjutkan dengan penampilan masing-masing kelas berupa  gerak dan  lagu,  musikalisasi  puisi, tarian, dan diakhiri dengan menyanyikan lagu kerukunan umat beragama.

Berita: Agus/ Editor: Inna

 

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar